Romantisme, Idealisme dan Materialisme

Materialisme tidak mendorong orang menyembah dan memburu materi. Sebaliknya! Materialisme mengajak orang waspada terhadap perbudakan manusia oleh materi, dengan cara menganalisa gejala material itu sendiri. Bukan berpaling darinya.

Heryanto, Ariel (1991) “Romantisme, Idealisme dan Materialisme”, Bernas, 1 Maret 1991, hal. 4.

kata kunci: Bernas, romantisme, idealisme, LEKRA, Manifes Kebudayaan, Marxisme, materialisme

Pers Sebagai Kekuatan Sosial (1)

1991_02_07 BERNAS_Pers Sebagai Kekuatan Sosial-1-c

Heryanto, Ariel (1991) “Pers Sebagai Kekuatan Sosial (1)”, Bernas, 7 February 1991, hal. 4.

kata kunci: Bernas, bredel, kekuatan sosial, komersial, iklan, modal, Noam Chomsky, pers

Tulisan terkait:
Pers Sebagai Kekuatan Sosial (2)

 

 

Intelektual

Dalam proses perubahan sosial tampak ada suatu atau beberapa kelompok sosial yang (sengaja atau tidak) menjadi ujung tombak perubahan. Biasanya bukan karena mereka makhluk super. Tetapi karena pergolakan sejarah untuk sementara sedang menguntungkan mereka, menguatkan mereka dan memaksa mereka ber’ada di garis terdepan perubahan itu.

Heryanto, Ariel (1990) “Intelektual”, Editor, Th. IV, No. 14, 15 Desember 1990, hal. 78-79.

kata kunci: borjuis, Editor, intelektual, kelas menengah, kesenjangan, Pierre Bourdieu, perubahan, sejarah