Racial discrimination as paradox: the case of Chinese Indonesians

The New Order regime could not possibly want the assimilation program that it sponsored to succeed. To dissolve Chinese identities in an effective ‘assimilation’ program would mean an end to the division of labour by race, upon which the status quo depended.

Heryanto, A. (2024) “Racial discrimination as paradox: the case of Chinese Indonesians”, in N. Sumi & T. Wulia (eds.), Tintin Wulia: Things-in-Common, Hiroshima City Museum of Contemporary Art, pp. 89–91, https://gupea.ub.gu.se/server/api/core/bitstreams/d7bff40e-6454-4b0b-9902-d5c9babb2147/content

key words: Ita Fatia Nadia , Karlina Supeli-Leksono, May 1998, middle-class, New Order, Sandyawan Sumardi

Kambing Hitam

Isu LGBTQ hanya contoh mutakhir dari serangkaian gejala bangkrutnya toleransi terhadap kemajemukan. Gejala serupa melanda banyak negeri lain.

Heryanto, Ariel (2026) “Kambing Hitam”, Kompas, 11/09/2026, https://www.kompas.id/artikel/kambing-hitam

kata kunci: asli, gemoy, LGBTQ, majemuk, negara, Pancasila, PKI, Tionghoa

Seratus Kolom Terpilih Ariel Heryanto

Andina Dwifatma selaku penyunting … menghasilkan esai serius berjumlah 22 halaman. Ariel Heryanto sendiri selaku penulis membuat sepuluh pengantar—yang tidak pendek—di setiap bab dalam buku. Artinya, buku ini dikerjakan dengan serius

Idris, Akhmad (2026) “Seratus Kolom Terpilih Ariel Heryanto: Membaca, Mengenal, dan Belajar”, Kompas, 22/08/2026, https://www.kompas.id/artikel/seratus-kolom-terpilih-ariel-heryanto-membaca-mengenal-dan-belajar

kata kunci: dekonstruksi, Derrida, metafora, refleksi, sastra

Moderasi Harapan

Bukan sekadar terjadi kemunduran demokrasi di mana-mana. Ironisnya, kemunduran itu dipilih secara demokratis di banyak negara yang mayoritasnya menikmati hak memberi suara dalam pemilu.

Heryanto, Ariel (2026) “Moderasi Harapan”, Kompas, 18/08/2026, https://www.kompas.id/artikel/moderasi-harapan

kata kunci: Amerika Serikat, demokrasi, kemerdekaan, liberal, Loxton, pemilu, Prabowo Subianto, Singapura

Koran

Hingga akhir abad ke-20 beberapa koran besar di Tanah Air membuka ruang diskusi dan polemik mencerahkan di kalangan sarjana dan mahasiswa. Di negara lain, peran itu dijalankan oleh jurnal akademik.

Heryanto, Ariel (2026) “Koran”, Kompas, 7/08/2026, https://www.kompas.id/artikel/koran

kata kunci: digital, klipingan, marxisme, nasion, netizen, Orde Baru

Pesta Babi

Sia-sia membubarkan nobar film PB atau kampanye hitam tentangnya. Begitu juga usaha membatasi akses film PB lewat registrasi terpusat dan nobar resmi. Merdekalah PB!

Heryanto, Ariel (2026) “Pesta Babi”, Kompas, 29/05/2026, https://www.kompas.id/artikel/pesta-babi

kata kunci: Hindia Belanda, kolonial, nobar, pembajakan, Papua, settler colonialism, Timor