Demam 2024

terhitung sejak merdeka hingga 1998, di Indonesia belum pernah ada alih kuasa negara tanpa kekerasan besar-besaran. Korban utamanya jutaan rakyat jelata.

Heryanto, Ariel (2022) “Demam 2024”, Kompas, 25/06/2022, https://www.kompas.id/baca/opini/2022/06/24/demam-2024

kata kunci: alih kuasa, kenikmatan, maskulin, pemilu, revolusi

Bukannya Lupa

Jika tersedia informasi dan disinformasi dalam berbagai ragam, yang utama dicari kebanyakan orang bukan yang paling lengkap atau akurat. Tetapi yang cocok dengan pandangan, keyakinan dan kepentingan sendiri. Yang membuat hati nyaman, batin tenteram dan praduga semakin kokoh.

Heryanto, Ariel (2022) “Bukannya Lupa”, Kompas, 21/05/2022, https://www.kompas.id/baca/analisis-budaya/2022/05/20/bukannya-lupa

kata kunci: Ahok, Filipina, hoax, KDRT, sensor, teroris, Trump

Nyai Ontosoroh

Bumi Manusia merupakan kritik pascakolonial. Ia menembus dikotomi kolonial/antikolonial tanpa menyangkal bisa sepenuhnya bebas dari unsur-unsur tersebut. Ia berkisah tentang lahirnya Indonesia sebagai nasion gado-gado. Mirip Indo atau Peranakan. Di situ dikotomi kita/mereka berantakan.

Heryanto, Ariel (2022) “Nyai Ontosoroh”, Kompas, 16/04/2022, https://www.kompas.id/baca/analisis-budaya/2022/04/15/nyai-ontosoroh

kata kunci: Belanda, Bersiap, Bumi Manusia, Eropa, Indo, kolonial, nasional, pascakolonial

Ilmuwan Berserikat

Kebebasan akademik bisa terus ditunggu dan diminta sebagai hadiah dari pemerintah. Bisa juga dicapai lewat perjuangan sendiri dari bawah lewat pembentukan asosiasi independen atau serikat para ilmuwan.

Heryanto, Ariel (2022) “Ilmuwan Berserikat”, Kompas, 5/02/2022, https://www.kompas.id/baca/analisis-budaya/2022/02/04/ilmuwan-berserikat

kata kunci: akademik, BRIN, kritik, otonomi, pemerintah, peneliti

Kapan siap menghadapi ‘Bersiap’?

Kontroversi “Bersiap” meledak, bukan semata-mata karena sebuah artikel opini atau pameran tahun ini. Sumber masalahnya: sudah beberapa dekade peristiwa itu tak masuk dalam wacana resmi sejarah nasional di Belanda maupun di Indonesia. Ia hanya dibahas dengan pedih oleh beberapa warga pinggiran yang tersebar di berbagai kawasan dunia.

Heryanto, Ariel (2022) “Kapan siap menghadapi ‘Bersiap’?”, The Conversation, 28/01/22, https://theconversation.com/kapan-siap-menghadapi-bersiap-mendalami-polemik-periode-kekerasan-pasca-proklamasi-indonesia-175836

kata kunci: Belanda, dikotomi, Indo, kolonialisme, Tempoe Doelole

Kedaulatan RI

RI merintis kasus sukses pertama di dunia sebuah negara bekas jajahan mencapai dekolonisasi lewat PBB. Hasilnya menjadi inspirasi berbagai negara bekas terjajah lain. Tapi mengapa di RI sendiri peristiwa itu nyaris diabaikan?

Heryanto, Ariel (2021) “Kedaulatan RI”, Kompas, 27/12/2021, https://www.kompas.id/baca/opini/2021/12/27/kedaulatan-ri-dan-konferensi-meja-bundar-1949

kata kunci: dekolonisasi, diplomasi, gender, kolonial, KMB, pasca-kolonialisme, PBB

An English a translation is available as ” The Republic of Indonesia’s Sovereignty

Blusukan

Kuatnya pengetahuan tentang Indonesia di luar negeri hasil jerih payah peneliti mereka blusukan di berbagai sudut kehidupan Indonesia. Bukan hanya atas prakarsa pribadi, melainkan juga dukungan dana dari negara serta imbalan menggiurkan bagi yang berprestasi.

Heryanto, Ariel (2021) “Blusukan”, Kompas, 18/12/2021, https://www.kompas.id/baca/opini/2021/12/18/blusukan-4

kata kunci: ilmu, kelas menengah, kuasa, peneliti, pengetahuan, perjalanan

Nama Jalan

Tokoh sejarah yang paling memukau untuk dibahas bukan para pahlawan nasional. Bukan lawan mereka. Bukan para pengkhianat. Tetapi mereka yang tak gampang masuk salah satu kategori itu. Ada miripnya pahlawan. Sekaligus ada miripnya pengkhianat.

Heryanto, Ariel (2021) “Nama Jalan”, Kompas, 13/11/2021, https://www.kompas.id/baca/gaya-hidup/2021/11/13/nama-jalan-4

kata kunci: Belanda, Joris Ivens, pahlawan, pengkhianat, Timor Leste

Pancasila Sejak Orde Baru

Sejak Orde Baru berkuasa, Pancasila berubah radikal. Dari sebuah wadah luas yang merangkul berbagai ideologi progresif kini ia ditampilkan sebagai “ideologi” tersendiri, terpisah dari yang lain. Fungsi utamanya bukan lagi menampung keragaman demi persatuan nasional, tetapi menolak dan melarang berbagai ideologi global yang telah berjasa memperjuangkan kelahiran republik ini sejak awal abad 20.

Heryanto, Ariel (2021) “Pancasila Sejak Orde Baru”, Kompas, 06/11/2021, https://www.kompas.id/baca/opini/2021/11/06/pancasila-sejak-orde-baru

kata kunci: ideologi, Islamisme, Komunisme, pemberontakan, Soekarno