1996_04_13_JJ Jaya Supranaisme-c
Heryanto, Ariel (1996) “Jaya Supranaisme”, Jakarta-Jakarta, 510, 13-19 April 1996, hal. 38-39.
kata kunci: budaya-tanding, dekonstruksi, Jakarta-Jakarta, Jaya Suprana, kelirumologi, museum, normal, plesetan
1996_04_13_JJ Jaya Supranaisme-c
Heryanto, Ariel (1996) “Jaya Supranaisme”, Jakarta-Jakarta, 510, 13-19 April 1996, hal. 38-39.
kata kunci: budaya-tanding, dekonstruksi, Jakarta-Jakarta, Jaya Suprana, kelirumologi, museum, normal, plesetan
1996_04_07_K-AU Bukan Anti-teknologi-c
Heryanto, Ariel (1996) “Bukan Antitekonologi”, Kompas, 7 April 1996, hal. 2.
kata kunci: Asal Usul, hukum, Jakarta, Kompas, musibah, nuklir, teknologi
BARU saja dilahirkan, Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) langsung menyedot perhatian berbagai kalangan.· Apa sebenarnya kehebatan KIPP? Atau lebih mendasar lagi: apa benar KIPP memang ada hebatnya?
Heryanto, Ariel (1996) “Cermin Itu Bernama KIPP”, Media Minggu, 31 Maret 1996, hal. 9.
kata kunci: Arief Budiman, Golput, KIPP, Media Minggu, pemilu, swasta, UKSW
Heryanto, Ariel (1996) “Gaya Hidup”, Tiara, 153, 24/03/96, hal. 98-99.
kata kunci: budaya pop, gaya hidup, fast-food, Gerakan Disiplin Nasional, identitas, iklan, kelas menengah, Pola Hidup Sederhana, Tiara
Kini rakyat bersemangat menyambut pemilu. Sebagai pengganti Golput, dengan sukarela mereka ikut mengawasi jalannya pemilu
Heryanto, Ariel (1996) “Ramainya Pra-Pemilu 1997”, Media Minggu, 17 Maret 1996, hal. 9.
kata kunci: aktivis, Golput, kampanye, kelas menengah, KIPP, Media Minggu, pemilu, Yogyakarta
1996_03_11_FK Hakim Di Luar Hukum-c
Heryanto, Ariel (1996) “Hakim di Luar Hukum”, Forum Keadilan, 24, IV, 11 Maret 1996, hal. 28.
kata kunci: Acan, asas praduga tak bersalah, Gus Dur, Forum Keadilan, media massa, OTB, perkosaan, polisi
15 Maret 1914 Gubernur Jenderal Hindia Belanda memberlakukan pasal-pasal penghinaan.
“Barang siapa menyulut atau membangkitkan perasaan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap Pemerintah Belanda, atau Pemerintah Hindia Belanda dengan kata-kata, tanda-tanda, atau tingkah laku atau cara-cara lain akan dihukum …”
Heryanto, Ariel (1996) “Kolonial”, Kompas, 10 Maret 1996, hal. 2.
kata kunci: Asal Usul, haatzaai artikelen, Henk Maier, Hindia Belanda, Hukum Pidana, kolonial, Kompas, penghinaan, Ratu Wilhelmina
1996_02_25_TIARA Tenaga Kerja Wanita-c
Heryanto, Ariel (1996) “Tenaga Kerja Wanita”, Tiara, 151, 25 Pebruari 1996, hal. 28-29.
kata kunci: Atiek CB, kelas menengah, Tenaga Kerja Wanita, Tiara, TKW
1996_02_17_K Undang-undang Anti-Subversi-c
Heryanto, Ariel (1996) “Undang-Undang tentang Subversi”, Kompas, 17 Pebruari 1996, hal. 4.
kata kunci: Andi Hamzah, ekstrem, ET, hukum, Komnas HAM, Kompas, Marzuki Darusman, narapidana, subversi, tapol
1996_02_12_FK Oposisi Tandingan-c
Heryanto, Ariel (1996) “Oposisi Tandingan”, Forum Keadilan, No. 22, Th. IV, 12 Februari 1996, hal. 56.
kata kunci: aktivis, demonstrasi, Forum Keadilan, NKK, siasat, politik, tandingan, unjuk rasa