Menjadi Jawa & Muslim dalam Novel Mataram Karya Anthony Reid

Klik 2019_02_07 Menjadi Jawa & Muslim dalam Novel Mataram Karya Anthony Reid-c

Bagi saya, banyak yang menarik dari kisah tentang Jawa 400 tahun lalu yang dituturkan dalam Mataram. Dalam kesempatan di sini, ada dua yang ingin saya bahas.

Yang pertama, apa yang disebut “globalisasi”. Walau ramai dibahas di awal abad 21, globalisasi adalah kenyataan sehari-hari di Jawa 400 tahun lalu. Kedua, ketegangan antara sinkretisme Islam-Jawa versus Islam fundamentalis yang melanda perpecahan elite kerajaan maupun kehidupan rakyat sehari-hari, bahkan dalam satu keluarga.

Heryanto, Ariel (2019) “Menjadi Jawa & Muslim dalam Novel Mataram Karya Anthony Reid”, Tirto, 7/02/2019, https://tirto.id/menjadi-jawa-amp-muslim-dalam-novel-mataram-karya-anthony-reid-dfTj

kata kunci: fundamentalis, globalisasi, Pramoedya Ananta Toer, sejarah, sinkretisme

Setengah Abad Golput

Klik 2019_02_10_T Setengah Abad Golput-c

Maka pertanyaan kunci kita hari ini: apakah atau sejauh mana elite politik Indonesia pasca-Orde Baru sudah berubah? Apakah dan sejauh mana kepentingan masyarakat Indonesia yang majemuk ini terwakili dalam pemilu? Masyarakat bebas menentukan kepada siapa mandat kekuasaan negara dipinjamkan selama lima tahun ke depan? Apakah golput sudah tak lagi punya alasan untuk hadir?

Heryanto, Ariel (2019) “Setengah Abad Golput”, Tempo, 10/02/2019: 38-19.

kata kunci: digital, elit, Golkar, kepercayaan, krisis, Orde Baru, Reformasi