Kiblat dan Beban Ideologis Ilmu Sosial

Masalahnya di sini, bukan saja strukturaIis versi marxisme di Indonesia 1980-an tidak pernah dipaksa atau diberi kesempatan untuk berkembang lebih matang lewat serangkaian perdebatan yang intens. Persoalannya, baik strukturalisme dalam lingkup yang lebih luas – di luar marxisme – mau pun kulturalisme tidak cukup dipahami dan dibahas cukup mendalam di masa itu.

Heryanto, Ariel (2006) “Kiblat dan Beban Ideologis Ilmu Sosial”, dalam V Hadiz dan D Dhakidae (eds), Ilmu Sosial dan Kekuasaan di Indonesia, Jakarta: Equinox, hal.63-97.

kata kunci: ideologi, liberalisme, Orde Baru, Pembangunan, pendekatan budaya, pengetahuan, strukturalisme

klik di sini untuk versi bahas Inggrisnya

Dipublikasikan oleh

avatar Tidak diketahui

arielheryanto

IG: arielheryanto twitter: @ariel_heryanto facebook: ariel.heryanto

Tinggalkan komentar