Dari Otak, Omong, hingga Otot

Klik 2019_09_25_kumparan Dari Otak, Omong, hingga Otot-c

Di Jawa, kasta dan nasib para aktivis mahasiswa Orde Baru berbeda jauh dari gerakan kaum muda dan mahasiswa segenerasi yang berkait atau dikait-kaitkan dengan aliran radikal Islam, komunisme, atau separatisme di Maluku, Papua, Timor Timur, dan Aceh.

Gerakan mahasiswa di Jawa masa kini pasti tidak gentar pada pasukan keamanan negara. Apalagi bila pasukan ini tidak segalak yang di Papua. Pertanyaannya, mampukah mereka melawan musuh yang lebih samar dan sulit dilawan, yakni rayuan mitos sebagai pahlawan yang gagah berani, sebelum kelak lulus kuliah lalu ditarik masuk dalam kawasan kekuasaan yang hari ini mereka lawan.

Heryanto, Ariel (2019) “Dari Otak, Omong, hingga Otot”, kumparan, 25/09/2019, https://t.co/bTUmzivqLF.

kata kunci: bujukan, gerakan, Jawa, kekerasan, mahasiswa, Orde Baru, Papua, Reformasi

Ketegangan di Papua dan hiper-nasionalisme di Indonesia

Klik 2019_09_13_C Ketegangan di Papua dan hiper-nasionalisme di Indonesia-c

Hiper-nasionalisme yang kini merebak merupakan pengkhianatan terhadap gagasan kebangsaan modern dan kosmopolitan yang dulu mengilhami tumbuhnya gerakan nasionalis Indonesia seabad lalu.

Di masa itu nasionalisme tidak terlepas dari internasionalisme. Juga tidak terlepas dari gagasan tentang kesetaraan dan martabat manusia secara global, sebagaimana telah diukir dan dimuliakan dalam Pembukaan Undang-undang Dasar di negeri ini.

Heryanto, Ariel (2002) “Ketegangan di Papua dan hiper-nasionalisme di Indonesia”, The Conversation, 13/09/2019, https://t.co/2LVIKQGnVO.

kata kunci: fasisme, kolonialisme, lagu nasional, NKRI, Orde Baru, pribumi,

Tensions in Papua and hyper-nationalism in Indonesia

Click 2019_09_05 Conversation Tensions in Papua and hyper-nationalism in Indonesia-c

The prevailing hyper-nationalism betrays the modern and cosmopolitan idea of nationhood, which inspired the Indonesian nationalist movement a century ago.

It was a nationalism that is inseparable from internationalism, and the idea of human equality and dignity, as already enshrined in the preamble of the Indonesian constitution.

Heryanto, Ariel (2002) “Tensions in Papua and hyper-nationalism in Indonesia”, The Conversation, 5/09/2019, <https://theconversation.com/tensions-in-papua-and-hyper-nationalism-in-indonesia-122767&gt;.

keywords: anthem, colonial, fascism, native, New Order, NKRI,