1986_01_20_SM Menuju Studi Inter-Disipliner-c
Heryanto, Ariel (1986) “Menuju Studi Inter-Disipliner”, Suara Merdeka, 20 Januari 1986, hal. II.
kata kunci: gerakan, inter-disipliner, MKDU, spesialisasi, studi kawasan, Suara Merdeka
1986_01_20_SM Menuju Studi Inter-Disipliner-c
Heryanto, Ariel (1986) “Menuju Studi Inter-Disipliner”, Suara Merdeka, 20 Januari 1986, hal. II.
kata kunci: gerakan, inter-disipliner, MKDU, spesialisasi, studi kawasan, Suara Merdeka
1986_01_12_MI Catatan Sekilas Puisi Radio-c
Heryanto, Ariel (1986) “Catatan Sekilas Puisi Radio”, Minggu Ini, 12 Januari 1986, hal. VIII.
kata kunci: cinta, emosi, komunikasi, medium, Minggu Ini, publik, puisi, radio
1985_11_20_SH Kesehatan Yang Diperdagangkan-c
Heryanto, Ariel (1985) “Kesehatan Yang Diperdagangkan”, Sinar Harapan, 26 Nopember 1985, hal. VI, VII.
kata kunci: dagang, ekonomi, kapitalisme, kesehatan, pelayanan, Sinar Harapan
Klik 1985_10_24_SH Kritik untuk Bahasa Baik-Benar-c
“Kog bisa-bisanya suatu kelompok elit warga masyarakat kita merasa atau dianggap berhak menghakimi, dan memvonis benar atau kelirunya kegiatan berbahasa di antara sesama warga masyarakat?”
Heryanto, Ariel (1985) “Kritik Untuk Politik Bahasa ‘Baik’ Dan ‘Benar’”, Sinar Harapan, 24 Oktober 1985, hal. VI, VII.
kata kunci: absah, bahasa, baku, politik, rakyat, resmi, Sinar Harapan, wewenang
Heryanto, Ariel (1985) “Dominasi Pria dalam Sastra; catatan awal”, Kompas, 20 September 1985, hal. IV.
Terbentuknyya dominasi pria dalam kesusastraan kita merupakan buah dari suatu perjalanan sejarah sosial yang panjang dan kompleks. Suatu perjalanan sejarah yang dalam prosesnya mendapat dukungan di antara kaum wanita sendiri.
kata kunci: dominasi, Kompas, kualitatif, kuantitatif, maskulin, perasaan, perbandingan, perempuan, pria, sastra
1985_06_14_SH Membongkar Dominasi Sastra-c
Heryanto, Ariel (1985) “Membongkar Dominasi Sastra”, Sinar Harapan, 14 Juni 1985, hal. VI.
kata kunci: dominasi, elite, kontekstual, selera, Sinar Harapan, sastra, universal
1985_05_21_PR Memahami Sastra Secara Kontekstual-c
“Paham kontekstual muncul belakangan ini sebagai salah satu perlawanan awal terhadap paham universal yang kini dominan dalam kesusasteraan Indonesia. . . . Untuk memahami perbedaan kedua paham itu secara mendasar, kita perlu menggali permasalahan pada tiga pokok mendasar dalam kesusasteraan: 1) karya sastra, 2) hakekat sastra, dan 3) manusia bersastra.”
Heryanto, Ariel (1985) “Memahami Sastra Secara Kontekstual”, Pikiran Rakyat, 21-22 Mei 1985.
kata kunci: hakekat, ilmu, karya, kontekstual, material, Pikiran Rakyat, sastra, universal
1985_04_30_K Ganasnya Bahasa, Ganasnya Kekuasaan-c
Heryanto, Ariel (1985) “Ganasnya Bahasa, Ganasnya Kekuasaan”, Kompas, 30 April 1985, hal. IV.
kata kunci: alat, bahasa, hakekat, kekuasaan, kekuatan, Kompas, pikiran
1985_04_27_SH Seandainya Wanita Geladah Kamar Hotel-c
Heryanto, Ariel (1985) “Seandainya Wanita Berani Geledah Kamar-Kamar Hotel”, Sinar Harapan, 27 April 1985, hal. VI.
kata kunci: Asia, Barat, moral, pria, Sinar Harapan, seks, wanita
1985_04_07_MI Catatan Tambahan Sastra Kontekstual-c
Heryanto, Ariel (1985) “Catatan Tambahan Sastra Kontekstual”, Minggu Ini, 7 April 1985, hal. VIII.
kata kunci: Arief Budiman, karya, kontekstual, Minggu Ini, pemahaman, sastra