Ariel Heryanto Diangkat Jadi Anggota Akademi

Akademi untuk Bidang Ilmu Humaniora ini beranggotakan sekitar 600 sarjana paling senior di Austalia, dan keanggotaannya tidak dapat dilamar atau didaftar.

Anggota Akademi hanya diusulkan dan diangkat oleh akademi lewat sebuah proses seleksi ketat dan berlapis yang melibatkan ratusan anggotanya selama setahun.

Wijaya, Sastra (2017) “Ariel Heryanto Diangkat Jadi Anggota Akademi Bergengsi di Australia”, ABC Indonesia, 24/11/2017,
https://www.abc.net.au/indonesian/2017-11-24/ariel-heryanto-diterima-jadi-angota-akademi-bergengsi-di-austra/9188638

Diterbitkan-ulang di https://www.tempo.co/abc/414/ariel-heryanto-diangkat-jadi-anggota-akademi-ilmuwan-di-australia

kata kunci: Australian Academy of the Humanities, Herb Feith, studi pasca kolonial, Universitas Satya Wacana

Mencari Akar Kebencian Orang Indonesia

Klik BR_2018_07_21 Mencari Akar Kebencian Orang Indonesia-c

Selagi kita masih terjebak pada angan-angan tentang yang murni, asli, atau suci, kita akan bisa terus jatuh pada kebencian.

“Wajar saja, selama ada ketimpangan, orang berhak marah. Saat ada ketimpangan, orang butuh jalur atau wadah untuk mengungkapkannya. Kalau di suatu negara, jalur atau wadah itu tidak ada, orang akan mencari caranya sendiri. Bisa dengan ujaran kebencian, hoax, atau bahkan bom bunuh diri,” katanya.

Kurniawan, Sigit (2018) “Mencari Akar Kebencian Orang Indonesia”, Scriboers, 21/07/2018, https://scriboers.com/2018/07/21/mencari-akar-kebencian-orang-indonesia/

kata kunci: hoax, Islam, kolonialisme, komunis, LGBT, media, modernitas