1995_01_26_K Revolusi Global Informatika-c
Heryanto, Ariel (1995) “Revolusi Global Informatika”, Kompas, 26 Januari 1995, hal. 4.
kata kunci: global, identitas, informatika, ITB, Kompas, Onno W Purbo, postmodern, realitas, revolusi, teknologi
1995_01_26_K Revolusi Global Informatika-c
Heryanto, Ariel (1995) “Revolusi Global Informatika”, Kompas, 26 Januari 1995, hal. 4.
kata kunci: global, identitas, informatika, ITB, Kompas, Onno W Purbo, postmodern, realitas, revolusi, teknologi
1995_01_12_K Menyalahpahami Media-c
Heryanto, Ariel (1995) “Menyalahpahami Media”, Kompas, 12 Januari 1995, hal. 4.
kata kunci: fiksi, Kompas, komunikasi, media, otentik, otonom, realitas, UKSW
1994_11_21_SM Hikmah dari UKSW [ralat]-c
Heryanto, Ariel (1994) “Hikmah dari UKSW Salatiga”, Suara Merdeka, 21 Nopember 1994, hal. 7.
kata kunci: Arief Budiman, Depdikbud, Indonesia Mini, Kaliurang, kelas menengah, Suara Merdeka, UKSW
Heryanto, Ariel (1994) “Ribut Kolusi”, Surabaya Post, Minggu, 20 November 1994, hal. 3.
kata kunci: elite, kolusi, krama, kriminal, McGyver, Puteri Ular Putih, Sansekerta, Surabaya Post
1994_06_09_EDITOR Cendekiawan_Cendawan Di Dunia Ketiga-c
Heryanto, Ariel (1994) “Cendekiawan: Cendawan di Dunia Ketiga”, Editor, No. 37/Thn. VII/9 Juni 1994, hal. 26-27.
kata kunci: cendekiawan, Dunia Ketiga, Editor, intelektual, priyayi
Heryanto, Ariel (1994) “ET”, Jawa Pos, 5 Juni 1994, hal. 10.
kata kunci: Edy TanziI, Eks-Tapol, ET, fiksi, Jawa Pos, Liyan, Pek Tien Nio, Timor Timur
1994_05_30_JP Ramos Sebagai Juru Cekal-c
Heryanto, Ariel (1994) “Ramos Sebagai Juru Cekal”, Jawa Pos, 30 Mei 1994, hal. 4.
kata kunci: Jawa Pos, nasionalisme, Ramos, Timor Timur
1994_05_24_TEMPO Pelesetan Nasionalisme-c
Heryanto, Ariel (1994) “Pelesetan Nasionalisme”, Tempo, 21 Mei 1994, hal. 88.
kata kunci: cendekiawan, ICKI, identitas, internasionalisme, nasionalisme, publik,Tempo
1994_05_11_FK Pasang Naik Arus Bawah-c
Heryanto, Ariel (1994) “Pasang Naik Arus Bawah”, Forum Keadilan, No. 2, Th. III, 11 Mei 1994, hal. 41.
kata kunci: arus bawah, buruh, demonstrasi, Forum Keadilan, mahasiswa, Megawati, petani
Klik 1994_04_24_TIARA Bangkit dan Runtuhnya Pernikahan-c
“Sejarah bangkitnya pernikahan tak terlepas dari sejarah meningkatnya dominasi kuasa dan harta kaum pria atas wanita.”
“Secara politis, gerakan feminisme telah mengangkat status dan nafkah banyak wanita sehingga mereka mandiri secara ekonomis. Mereka tak butuh perlindungan atau kesetiaan janji gombal kaum pria.”
Heryanto, Ariel (1994) “Bangkit dan Runtuhnya Pernikahan”, Tiara, No. 103, 24 April 1994, hal. 75-77.
kata kunci: alamiah, Anthony Giddens, Ben Anderson, identitas, gender, feminisme, normal, pernikahan, pribadi, Tiara