1990_09_03_JP Meratapi Kelas Menengah-c
Heryanto, Ariel (1990) “Meratapi Kelas Menengah”, Jawa Pos, 3 September 1990, hal. IV.
kata kunci: burjuis, determinisme, ekonomi, etos, Jawa Pos, kelas menengah
1990_09_03_JP Meratapi Kelas Menengah-c
Heryanto, Ariel (1990) “Meratapi Kelas Menengah”, Jawa Pos, 3 September 1990, hal. IV.
kata kunci: burjuis, determinisme, ekonomi, etos, Jawa Pos, kelas menengah
1990_09_02_TIARA Stereotip Ke-Cina-an-c
Heryanto, Ariel (1990) “Stereotip Ke-Cina-an”, Tiara, 2 September 1990, hal. 16-17.
kata kunci: Baba, burjuis, Cina, kelas menengah, peranakan, stereotip, Tiara
Ada orang Indonesia berkunjung ke Amerika Serikat. Dengan bergairah ia mengunjungi pusat perdagangan seks di New York. Setelah masuk-keluar salah satu bangunan di situ dia menggeleng-gelengkan kepala sambil bergumam tentang “rusaknya” moralitas bangsa kulit putih. Tapi lima menit kemudian dia memasuki bangunan lain di wilayah yang sama. Dia keluar dari situ sambil berdecak-decak lagi.
Heryanto, Ariel (1990) “Seks, Ras, Politik”, Tiara, 22 Juli 1990, hal. 65-67.
kata kunci: gender, kulit putih, normalisasi, pelecehan, perempuan, politik, ras, Selamat Tinggal Jeannette, seks, Tiara
1990_06_13_K Dinamika Budaya dalam Kapitalisme Indonesia-c
Heryanto, Ariel (1990) “Dinamika Budaya dalam Kapitalisme Indonesia”, Kompas, 13 Juni 1990, hal. IV, V.
kata kunci: budaya, Iwan Fals, kapitalisme, Kompas, material, mental, Swami
1990_04_21_SP Secara Global Kaum Wanita Masih Tertindas-c
Heryanto, Ariel (1990) “Secara Global Kaum Wanita Masih Tertindas”, Suara Pembaruan, 21 April 1990, hal. II, XI.
kata kunci: diskriminasi, gender, global, seksual, Suara Pembaruan, Sulastri, Susi Susanti, wanita
1990_04_21_SM Mau Apa Dengan Emansipasi Wanita-c
Heryanto, Ariel (1990) “Mau Apa dengan Emansipasi Wanita”, Suara Merdeka, 21 April 1990, hal. VI.
kata kunci: Dunia Ketiga, emansipasi, feminisme, majemuk, Suara Merdeka, wanita
1990_04_21_K Perempuan_Dibela atau Dihapuskan-c
Heryanto, Ariel (1990) “Perempuan = Dibela atau Dihapuskan?”, Kompas, 21 April 1990, hal. IV, V.
kata kunci: asimetri, dikotomi, gender, identitas, kodrat, Kompas, perempuan, seksual, wanita
Pertentangan “wanita” dan “perempuan” hanyalah pertentangan dua makna yang terkubur dalam kamus-kamus tua. Pertentangan ini hanya penting bagi segelintir elit yang punya kemewahan dan kenikmatan membuka-buka kamus antik.
Heryanto, Ariel (1990) “Perempuan atau Wanita?”, Gala, 11 Februari 1990, hal. I, XI.
kata kunci: bahasa, Gala, makna, kamus, perempuan, wanita
1990_01_27_SP Ideologi dan Estetika-c
Heryanto, Ariel (1990) “Ideologi dan Estetika”, Suara Pembaruan, 27 Januari 1990, hal. VI.
kata kunci: Bambang Widoyo, ideologi, Jawa, estetika, Suara Pembaruan, Teater Gapit, Tuk
1990_01_22_SP Bekerja Di Desa Tukang Becak-c
Heryanto, Ariel (1990) “Bekerja Di Desa Tukang Becak”, Suara Pembaruan, 22 Januari 1990, hal. V.
kata kunci: becak, Freire, Moelyono, Suara Pembaruan, Tegalrejo