1997_10_28_K Kesenjangan SARA-c
Heryanto, Ariel (1997) “Kesenjangan SARA”, Kompas, 28 Oktober 1997, hal. 4, 5.
kata kunci: Asal Usul, identitas, kesenjangan, Kompas, representasi, SARA, Ujungpandang
1997_10_28_K Kesenjangan SARA-c
Heryanto, Ariel (1997) “Kesenjangan SARA”, Kompas, 28 Oktober 1997, hal. 4, 5.
kata kunci: Asal Usul, identitas, kesenjangan, Kompas, representasi, SARA, Ujungpandang
1997_Vol3-No11-Apr_PENUNTUN Mengais Hikmah Di Antara Puing Gereja-c
Heryanto, Ariel (1997) “Mengais Hikmah di antara Puing Gereja”, Penuntun, 3(11, April), hal. 261-270.
kata kunci: aktor intelektual, aparatur negara, gereja, Islam, kapitalisme global, kerusuhan, kesenjangan, Penuntun, Protestan, SARA, sejarah, UKSW
1998_04_11_DR Dialog Politik-c
Heryanto, Ariel (1998) “Dialog Politik”, Detektif & Romantika, XXIX (34), 11 April 1998, hal. 34-35.
kata kunci: Amien Rais, Arifin Panigoro, Detektif & Romantika, elite, gerakan mahasiswa, IMF, kelas menengah, krisis, mogok makan, people’s power, reformasi, Sofian Effendi
Reformasi merupakan sebuah istilah yang ‘jinak’ untuk sebuah cita-cita, harapan, atau desakan yang sebenarnya tidak tanggung-tanggung. Dalam berbagai konteks lain, reformasi biasanya digunakan untuk menggambarkan sebuah proses perubahan sosial yang ogah-ogahan, kecil-kecilan, atau tambal-sulam.
Heryanto, Ariel (1998) “Stamina”, Kompas, 31 Mei 1998, hal. 2.
kata kunci: Asal Usul, demonstrasi, IMF, KKN, Kompas, mahasiswa, reformasi, stamina
Heryanto, Ariel (1998) “Aceh”, Kompas, 23 Agustus 1998, hal. 2.
kata kunci: Aceh, Asal Usul, kekerasan, Kompas, korban, perkosaan, trauma
1998_10_05_FK Ada Apa Nonpribumi-c
Heryanto, Ariel (1998) “Apa Ada Nonpribumi?” Forum Keadilan, 7 (13), 5 Oktober 1998, hal. 37.
kata kunci: bersih lingkungan, etnisitas, Forum Keadilan, Gerakan pengacau keamanan, GPK, keturunan, nonpribumi, Orde Lama, takhayul, WNI keturunan Cina
Militerisme bukan cuma soal penguasaan jabatan birokrasi pada badan-badan non-militer. Militerisme berkembang dalam bentuk kebudayaan, norma, angan-angan, cara berpikir, bergaul, dan berbicara. Semuanya bercirikan kejantanan, kekerasan, dan sikap kaku mempertentangkan realitas hidup menjadi dua belaka: kawan/lawan, atau kalah/menang.
Heryanto, Ariel (1998) “Militerisme”, Kompas, 15 November 1998, hal. 2.
kata kunci: Asal Usul, etika, Kompas, militerisme, negara, organisasi kepemudaan, parlemen, partai politik
Ungkapan Indonesia asli merupakan sebuah contradiction in terms. Sama halnya ungkapan maju ke belakang atau remaja yang tua.
Heryanto, Ariel (1998) “Indonesia Asli: Contradictions in Terms”, Detektif & Romantika, XXIX (31), 21 Maret 1998, hal. 46-47.
kata kunci: asing, Detektif & Romantika, identitas, Indonesia asli, nasion, Polemik Kebudayaan, pribumi, primordialisme, rasialisme, sektarianisme, Sutan Takdir Alisjahbana, vons Magnis-Suseno
Heryanto, Ariel (1996) “Natal”, Kompas, 22 Desember 1996, hal. 2.
kata kunci: Asal Usul, gaya hidup, harta, ironi, Kompas, kontradiksi, kreatif, kuasa, manipulasi, Natal, Timur Tengah
Heryanto, Ariel (1997) “Buruh”, Kompas, 7 Desember 1997, hal. 2.
kata kunci: Asal Usul, buruh, gender, kelas sosial, Kompas, LSM, migran, parlemen, pembantu rumah tangga, profesional, tenaga kerja