Tahu Diri (Etika Politik Geger Magsaysay 1995)

Selama 30 tahun ini, sengketa Lekra versus Manifes Kebudayaan menjadi topik favorit para tokoh Manifes Kebudayaan dan para pendukungnya. Lekra, sebagai pihak musuh mereka, hampir-hampir tidak pemah bernasib lebih baik daripada sebagai objek perbincangan dan kecaman. Seperti sansak bagi petinju.

Heryanto, Ariel (1995) “Tahu Diri (Etika Politik Geger Magsaysay 1995)”, Jawa Pos, Minggu, 27 Agustus 1995, hal. 11.

kata kunci: 1965, Humanisme Universal, Jawa Pos, LEKRA, Magsaysay, Manifes Kebudayaan, Pramoedya Ananta Toer, Realisme Sosialis

Diterbitkan oleh

arielheryanto

Born in Indonesia. Worked in Indonesia (1980-1995), Singapore (1996-1999), and Australia (2000-2020).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s