Heryanto, Ariel (2008) “Pesona”, Kompas, 20/04/2008.
kata kunci: Abdurrahman Wahid, anti-Islam, Asal Usul, Ayat-Ayat Cinta, Fitna, ICMI, jihad, Kompas, pesona
Heryanto, Ariel (2008) “Pesona”, Kompas, 20/04/2008.
kata kunci: Abdurrahman Wahid, anti-Islam, Asal Usul, Ayat-Ayat Cinta, Fitna, ICMI, jihad, Kompas, pesona
Sebagai anak kandung Orde Baru, istilah Golput mengemban beban sejarah yang sudah kelewat kedaluwarsa. Istilah itu masih bersaudara kandung dengan istilah bermasalah ciptaan Orde Baru seperti ‘bersih lingkungan’, ‘Orde Lama’, ‘gerakan pengacau keamanan’, ‘G30S-PKI’ atau ‘nonpribumi’.
Heryanto, Ariel (2009) “Golput ya Golput, tapi Jangan Golput”, Tempo, 6 April 2009.
kata kunci: bahasa, Golkar, Golput, Orde Baru, Pemilu 2009, Tempo
2009_08_18_KORAN TEMPO Orang Indonesia Mengglobal-c
Heryanto, Ariel (2009) “Orang Indonesia Mengglobal”, Koran Tempo, 18 Agustus 2009.
kata kunci: global, hoakiau, kelas menengah, Koran Tempo, kosmopolitan, perantau, profesional, TKI, transnasional
2011_05_23_TEMPO Rindu Orde Baru-c
Heryanto, Ariel (2011) “Rindu Orde Baru”, Tempo, 23 Mei 2011.
kata kunci: Indo Barometer, Orde Baru, Reformasi, survei, Tempo
2015_08_18_ALB Moge dan Otot Gede-c
Heryanto, Ariel (2015) “Moge dan Otot Gede”, Aliansi Laki-laki Baru, 18/08/2015, http://lakilakibaru.or.id/moge-dan-otot-gede/
kata kunci: Aliansi Laki-laki Baru, gender, kelas sosial, maskulinitas, moge,
2014_09_07_INDOPROGRESS Menolak Diam, Menolak Dusta-c
Heryanto, Ariel (2014) “Menolak Diam, Menolak Dusta”, IndoProgress, 7/09/2014, http://indoprogress.com/2014/09/menolak-diam-menolak-dusta/
kata kunci: IndoProgress, Orde Baru, Perang Dingin, resensi film, Senyap, The Act of Killing, The Look of Silence
1999_11_18_K Ilmu Sosial Indonesia_Krisis Berkepanjangan-c
Heryanto, Ariel (1999) “Ilmu Sosial Indonesia: Krisis Berkepanjangan”, Kompas, 18 November 1999, hal. 4.
kata kunci: bahasa Inggris, beasiswa, birokrasi, dana, ilmu sosial, Kompas, konsultasi, media massa, pasca-sarjana, pembangunan, sensor, studi lanjut
Klik 1999_07-No11_SIP WNI Keturunan Perempuan-c
Keturunan perempuan?
Memang perempuan bukan sebuah suku, ras, atau etnisitas yang selama ini terlanjur diduga merupakan identitas biologis yang didapatkan seseorang secara turun-temurun.
Masalahnya etnisitas juga bukan sebuah identitas biologis, atau lebih tepatnya bukanlah sematamata identitas biologis.
Heryanto, Ariel (1999) “WNI Keturunan Perempuan”, Suara Ibu Perduli, No 11 (Juli).
kata kunci: etnisitas, gender, keturunan, pemilu, Suara Ibu Perduli
1999_02_22_TEMPO Rasialisasi, Bukan Rasisme-c
Heryanto, Ariel (1999) “Rasialisasi, Bukan Rasisme”, Tempo, 22 Februari 1999, hal. 66-67.
kata kunci: kelas menengah, Kwik Kian Gie, Liem Sioe Liong, people’s power, politik, rasialisasi, rasisme, Tempo, Tionghoa
Heryanto, Ariel (1998) “Mao”, Kompas, 20 September 1998, hal. 2.
kata kunci: Asal Usul, House of Mao, Kompas, Long March, Mao Zedong, Pengkhianatan G-30-S/PKI, restoran, sosialis realisme, Tentara Rakyat