1996_02_12_FK Oposisi Tandingan-c
Heryanto, Ariel (1996) “Oposisi Tandingan”, Forum Keadilan, No. 22, Th. IV, 12 Februari 1996, hal. 56.
kata kunci: aktivis, demonstrasi, Forum Keadilan, NKK, siasat, politik, tandingan, unjuk rasa
1996_02_12_FK Oposisi Tandingan-c
Heryanto, Ariel (1996) “Oposisi Tandingan”, Forum Keadilan, No. 22, Th. IV, 12 Februari 1996, hal. 56.
kata kunci: aktivis, demonstrasi, Forum Keadilan, NKK, siasat, politik, tandingan, unjuk rasa
1996_02_11_SURABAYA POST Jasa Pungli Bagi Demokrasi-c
Heryanto, Ariel (1996) “Jasa Pungli bagi Demokratisasi”, Surabaya Post, 11 Pebruari 1996, hal. 3.
kata kunci: buruh, demokrasi, elite, pemerasan, pemogokan, demonstrasi, pungli, pungutan liar, Surabaya Post
Apa yang sama antara cinta dan mi instan atau sampo? Jawabnya: kini semuanya tersedia dalam aneka paket, kemasan; merek dan imitasi.
Heryanto, Ariel (1996) “Cinta”, Kompas, 11 Pebruari 1996, hal. 2.
kata kunci: Asal Usul, cinta, Hari Valentine, komersialisasi
1996_02_10_JJ Pelecehan Iklan-c
Heryanto, Ariel (1996) “Pelecehan Iklan”, Jakarta-Jakarta, 501, 10-16/02/96, hal. 38-39.
kata kunci: gender, iklan Jakarta-Jakarta, ketimpangan, Nursyahbani Kantjasungkana, pelecehan, perempuan
1996_02_09_JP Pemilu 1997, Demokratisasi dan Pengawasan Swasta
Heryanto, Ariel (1996) “Pemilu 1997, Demokratisasi dan Pengawasan Swasta”, Jawa Pos, 9 Pebruari 1996, hal. 4.
kata kunci: demokratisasi, Emha Ainun Nadjib, globalisasi, Jawa Pos, kapitalisme, kelas menengah, pemilu, Permadi, swasta
1996_02_08_SURABAYA POST Gairah Versus Disiplin-c
Heryanto, Ariel (1996) “Gairah versus Disiplin”, Surabaya Post, 8 Pebruari 1996, hal. 6.
kata kunci: gairah, Gerakan Disiplin Nasional, kapitalisme, konsumerisme, oriental, pembangunan, peranakan Cina, progresif, Surabaya Post
Pemerintah tidak sama dengan negara, dan tidak mewakili kepentingan negara dalam segala bidang. Biasanya suatu pemerintah mendapatkan kedudukan yang istimewa dalam negara melewati proses pemilihan umum (Pemilu). Dalam negara yang kuat pemerintah bisa berubah-ubah tanpa mengancam lembaga negara dan kehidupan bernegara.
Heryanto, Ariel (1996) “Negara Bukan Pemerintah”, Kompas, 1, Pebruari 1996, hal. 4-5.
kata kunci: bangsa, Ben Anderson, Empu Gandring, Hindia Belanda, masyarakat sipil, pemilu, Undang-Undang Anti-Subversi
Seorang pedagang kecil berurusan panjang dengan rumah sakit karena didesak membayar ongkos perawatan darurat bagi korban kecelakaan yang ditolongnya.
Seorang sopir taksi bersumpah tidak lagi menjamah korban kecelakaan. Ia mengaku pernah belasan tahun menolong korban kecelakaan. Suatu kali ia dan teman-temannya ditahan sehari-semalam dan disiksa babak-belur, gara-gara ada laporan si korban kecelakaan kehilangan seribu rupiah.
Heryanto, Ariel (1996) “Kecelakaan”, Kompas, 14 Januari 1996, hal. 2.
kata kunci: Asal Usul, kekerasan struktural, kelas menengah, Kompas, kota, lalu-lintas, pribadi, Sahetapy
1996_01_01_FK Internet, Demokrasi , Pers-c
Heryanto, Ariel (1996) “Internet, Demokrasi, Pers”, Forum Keadilan, No.19, Th. IV, 1 Januari 1996, hal. 56.
kata kunci: demokrasi, Forum Keadilan, Guttenberg, internet, jurnalisme, pers, sensor, SIUPP, Tempo
1995_12_17_K-AU Demo Tandingan-c
Heryanto, Ariel (1995) “Demo Tandingan”, Kompas, 17 Desember 1995, hal. 2.
kata kunci: Asal Usul, demonstrasi, Kompas, Sri Bintang Pamungkas, tandingan, Timtim, Universitas Diponegoro, Universitas Islam Indonesia, Universitas Kristen Satya Wacana, Universitas Nasional, unjuk-rasa