Globalisasi: dari Buruh sampai Mahaguru

Walau terbukti ada yang mau dan mampu membayar puluhan juta per tahun untuk biaya hidup dan pendidikan, orang Indonesia memilih pendidikan tinggi di negeri lain. Ini sebuah bukti ketidakpercayaan mereka kepada kualitas jasa pendidikan di tanah air sendiri, terlepas dari benar atau tidaknya penilaian itu.

Heryanto, Ariel (2003) “Globalisasi: dari Buruh sampai Mahaguru”, Tempo, No. 18/XXXII/29 Juni – 06 Juli 2003.

kata kunci: buruh, globalisasi, pasar, pendidikan, penelitian, prestasi, publikasi,Tempo

Teroris, Katanya

2003_09_14_K-AU Teroris, Katanya-c

“Menyalahkan Islam, hanya karena “katanya” aneka bom diledakkan terorisme Jemaah Islamiyah, sama parahnya dengan melarang marxisme dan komunisme hanya “katanya” Orde Baru ada pemberontakan bernama G30S/PKI.”

Heryanto, Ariel (2003), “Teroris, Katanya”, Kompas, 14/09/2003.

kata kunci: Amrozi, Asal Usul, fobia, Islam, Jemaah Islamiyah, Kompas, komunisme, marxisme, propaganda, terorisme

Taman SARS

2004_02_08_K-AU Taman SARS-c

“Mungkin nostalgia Orde Baru bisa dikemas menjadi industri nonmigas. Caranya? Bangunlah Taman Rekreasi SARS. Semacam Disney Land dengan sejumlah paviliun bertema tertentu. Tentu ada Paviliun Pembangunan, Paviliun Dwi Fungsi, Paviliun P4, Paviliun Dharma Wanita dan PKK.

Tapi jangan lupa sejumlah paviliun lain bertema DOM Aceh, Bumi-hangus Timor Timur, Tanjung Priok 1984, Talangsari, Kedung Ombo, Nipah, Cimacan, Pembantaian 1965, Kerusuhan Mei 1998, Bredel 1994, Penyerbuan PDI-P 27 Juli 1996, Pulau Buru, Litsus, Bom Borobudur, Korupsi Pertamina, SDSB, Penembakan Misterius, Dukun Santet dan Ninja Situbondo, Marsinah, Sengkon, Dietje ….”

Heryanto, Ariel (2004) “Taman SARS”, Kompas, 8/02/2004.

kata kunci: Asal Usul, Kompas, nostalgia, Orde Baru, penjarah, rindu

Komunisme

2004_03_07_K-AU Komunisme-c

“Kesenjangan ekonomi semakin menjadi-jadi belakangan ini di tingkat dunia maupun bagian-bagian kecilnya. Tetapi, yang kini merebak hebat bukan komunisme, malah kekuatan sosial yang pernah menjadi musuh komunisme, yakni fanatisme agama, liberalisme, dan kapitalisme/imperialisme.”

Heryanto, Ariel (2004) “Komunisme”, Kompas, 7/03/2004.

kata kunci: Asal Usul, kapitalisme, kesenjangan, Kompas, komunisme, marxisme, pendidikan

Biaya Sekolah

2004_04_04_K-AU Biaya Sekolah-c

“Semangat komersial yang mendorong jutaan orang berebut sekolah itu tidak aneh. Yang aneh, bila orang-orang yang sama itu memaki-maki lembaga pendidikan karena ikut-ikutan bertingkah komersial. Ibaratnya, tengkulak yang marah-marah kepada pedagang di pasar karena mereka menjual barang untuk cari laba seperti dirinya sendiri.”

Heryanto, Ariel (2004) “Biaya Sekolah”, Kompas, 04/04/2004.

kata kunci: Asal Usul, industri, kapitalisme, komersial, Kompas, korupsi, non-gelar, pendidikan

SBKRI

Bagaimana kita bisa yakin bahwa Bapak ini orang Indonesia? Bahwa Bapak seorang warga negara Indonesia? Apalagi pribumi. Bagaimana Bapak bisa mengaku-aku demikian kalau tidak punya dokumen resmi yang membuktikan?

Heryanto, Ariel (2004) “SBKRI”, Kompas, 02/05/2004.

kata kunci: Alan Budi Kusuma, Asal Usul, Enin, Kompas, pribumi, Susi Susanti, Tionghoa, WNI