1993_01_14_SM Seks dan Mitos Barat-Timur-c
Heryanto, Ariel (1993) “Seks dan Mitos Barat – Timur”, Suara Merdeka, 14 Januari 1993, hal. 6.
kata kunci: Barat, jatidiri, kodrat wanita, liberal, mitos, Suara Merdeka, seks, sensor, Timur
1993_01_14_SM Seks dan Mitos Barat-Timur-c
Heryanto, Ariel (1993) “Seks dan Mitos Barat – Timur”, Suara Merdeka, 14 Januari 1993, hal. 6.
kata kunci: Barat, jatidiri, kodrat wanita, liberal, mitos, Suara Merdeka, seks, sensor, Timur
1992_12_24_SP Pesan Natal 1992-c
Heryanto, Ariel (1992) “Pesan Natal Tahun 1992: ‘Janganlah Takut’”, Suara Pembaruan, 24 Desember 1992, hal. 2.
kata kunci: kekerasan, Natal, Suara Pembaruan, takut, YB Mangunwijaya
1992_12_11_SM HAM_Hukum dan Budaya-c
Heryanto, Ariel (1992) “Hak Asasi Manusia: Hukum dan Budaya”, Suara Merdeka, 11 Desember 1992, hal. VI.
kata kunci: Baharuddin Lopa, budaya, HAM, hukum, kolonial, KUHP, Suara Merdeka, UDHR
1992_12_08_JP Hak Asasi ala Timur-c
Heryanto, Ariel (1992) “Hak Asasi ala Timur”, Jawa Pos, 8 Desember 1992, hal. 4.
kata kunci: bangsa, Dunia Ketiga, hak asasi, Jawa Pos, negara, Timur, universal
1992_12_08_BERNAS Pelanggaran Hak-hak Asasi Manusia Abad XX-c
Heryanto, Ariel (1992) “Pelanggaran Hak-hak Asasi Manusia Abad XX”, Bernas, 8 Desember 1992, hal. 4.
kata kunci: Amnesty International, Bernas, fasisme, global, HAM, ISA, kejahatan, negara, PBB, Tata Dunia Baru
Di Indonesia, hak berkisah tentang sejarah politik budaya 1960-an itu masih menjadi monopoli pihak manifestan. Kritik kecil-kecilan terhadap Manifes Kebudayaan atau pujian kecil-kecilan terhadap Lekra bisa muncul, tapi asal dan hanya bisa absah bila datang dari “kerelaan” suara seorang manifestan.
Heryanto, Ariel (1992) “Budaya Ber-Manifesto Pra-1965”, Jawa Pos, Rabu, 30 September 1992, hal. 10.
kata kunci: Goenawan Mohamad, Jawa Pos, Keith Foulcher, kondisi, LEKRA, Manikebu, militer, PKI
1992_09_30_BERNAS Mengkaji Pengertian Bahaya Komunisme-c
Heryanto, Ariel (1992) “Mengkaji Pengertian ‘Bahaya Komunisme’”, Bernas, 30 September 1992, hal. 4.
kata kunci: Bernas, Eropa, kelas menengah, Komunisme, Marxisme
Di Indonesia, banyak pejabat pemerintahan berusaha meyakinkan khalayak bahwa demokrasi di Indonesia jangan disamakan atau dibandingkan dengan demokrasi di negeri Barat, seperti di AS. Terlepas dari niat dan validitas permintaan itu, yang jelas ada asumsi bahwa AS adalah sebuah model ideal negeri demokratis.
Heryanto, Ariel (1992) “Kuasa dan Pengetahuan”, Bernas, 14 September 1992, hal. 4.
kata kunci: Barat, Bernas, kuasa, pengetahuan, sensor, Timur
1992_12_01_SM AIDS Seks dan Moralitas Kita-c
Heryanto, Ariel (1992) “AIDS, Seks, dan Moralitas Kita”, Suara Merdeka, 1 Desember 1992, hal. 6.
kata kunci: AIDS, kondom, moralitas, munafik, seks, Suara Merdeka
Tanggapan kritis:
1992_12_14_SM Soal AIDS dan Moralitas Kita-c
1992_12_28_SM Surat Pembaca-c
1993_01_04_SM Surat Pembaca-c
Para ilmuwan sosial di berbagai negara belakangan ini menghadapi persimpangan jalan bila membicarakan makna dan daya jangkau perlawanan kaum bawah. Persimpangan jalan itu bukan sekadar bersifat akademis, atau teoretis dan metodologis; tapi juga politis dan praktis.
Heryanto, Ariel (1992) “Dominasi dan Resistansi”, Bernas, 24 Agustus 1992, hal. 4.
kata kunci: budaya tanding, James Scott, metodologi, teori, tertindas, UULLAJ, Weapons of the Weak
Tulisan berkait:
1992_08_03 BERNAS Kritik Masyarakat dan Perubahan
1992_08_21 BERNAS Penundaan UULLAJ
1992_08_28 BERNAS Negara-Masyarakat
1992_09_01 BERNAS Negara dan Rakyat
1992_09_03 BERNAS Respon Masyarakat dan Gerakan