Memahami Sastra Secara Kontekstual

1985_05_21_PR Memahami Sastra Secara Kontekstual-c

“Paham kontekstual muncul belakangan ini sebagai salah satu perlawanan awal terhadap paham universal yang kini dominan dalam kesusasteraan Indonesia. . . . Untuk memahami perbedaan kedua paham itu secara mendasar, kita perlu menggali permasalahan pada tiga pokok mendasar dalam kesusasteraan: 1) karya sastra, 2) hakekat sastra, dan 3) manusia bersastra.”

Heryanto, Ariel (1985) “Memahami Sastra Secara Kontekstual”, Pikiran Rakyat, 21-22 Mei 1985.

kata kunci: hakekat, ilmu, karya, kontekstual, material, Pikiran Rakyat, sastra, universal

Pementasan ‘Leng’ Teater Gapit; Yang Memasyarakat dan Yang Galak

Catatan: bagian akhir tulisan ini terpotong dan hilang.

Ke”berani”an memilih bahasa J awa untuk pentas Leng tak dapat dipisahkan dari ke”berani”an memilih pokok permasalahan masyarakat yang dikisahkan dalam pementasan ini.

Heryanto, Ariel (1985) “Pementasan ‘Leng’ Teater Gapit; Yang Memasyarakat dan Yang Galak”, Sinar Harapan, 23 Maret 1985, hal. VII.

kata kunci: bahasa, Bambang Widoyo, Jawa, kritik, Leng, radikal,