Geger ‘Perek’ Di Kampung

1986_07_05_WAWASAN Geger Perek di Kampung-c

“Kau tahu, kenapa semua laki-laki di Kampung itu kalang-kabut? Bukan karena aku kehilangan rasa malu atau kehormatan. Bukan. Tapi karena mereka itu jadi keder. Mereka takut pada dirinya sendiri dan kesalahannya sendiri. Karena itu, untuk menutup-nutupi kebelangannya sendiri, mereka bekerja keras menghina orang-orang semacam aku. Dan mereka bekerja keras mengajar orang-orang semacam kau untuk menghina kaumku.”

Heryanto, Ariel (1986) “Geger ‘Perek’ Di Kampung”, Wawasan, 5 Juli 1986, hal. II.

kata kunci: moral, Perek, perempuan, Wawasan, seks, stabilitas

Reagan dan Rambo; Kaitan Seni, Ideologi dan Militer

Reagan tampil ke panggung pemerintahan AS dan kancah hubungan intemasional sebagai seorang “pahlawan” AS, yang berusaha mengembalikan gengsi dan kekuasaan material AS yang telah surut bertahun-tahun.

Kombinasi antara kerinduan pada kejayaan AS masa lampau dan kejengkelan akan kekalahan dalam perang Vietnam secara amat menyolok terungkap dalam film The Year of the Dragon.

Heryanto, Ariel (1986) “Reagan dan Rambo; Kaitan Seni, Ideologi dan Militer”, Kompas, 26 April 1986, hal. IV.

kata kunci: ideologi, Kompas, maskulin, militer, Rambo, Reagan, seni, Viet Nam

Kritik Untuk Politik Bahasa ‘Baik’ Dan ‘Benar’

Klik 1985_10_24_SH Kritik untuk Bahasa Baik-Benar-c

“Kog bisa-bisanya suatu kelompok elit warga masyarakat kita merasa atau dianggap berhak menghakimi, dan memvonis benar atau kelirunya kegiatan berbahasa di antara sesama warga masyarakat?”

Heryanto, Ariel (1985) “Kritik Untuk Politik Bahasa ‘Baik’ Dan ‘Benar’”, Sinar Harapan, 24 Oktober 1985, hal. VI, VII.

kata kunci: absah, bahasa, baku, politik, rakyat, resmi, Sinar Harapan, wewenang

Dominasi Pria dalam Sastra; catatan awal

Heryanto, Ariel (1985) “Dominasi Pria dalam Sastra; catatan awal”, Kompas, 20 September 1985, hal. IV.

Terbentuknyya dominasi pria dalam kesusastraan kita merupakan buah dari suatu perjalanan sejarah sosial yang panjang dan kompleks. Suatu perjalanan sejarah yang dalam prosesnya mendapat dukungan di antara kaum wanita sendiri.

kata kunci: dominasi, Kompas, kualitatif, kuantitatif, maskulin, perasaan, perbandingan, perempuan, pria, sastra