Aktivis

Klik 2007_01_21_K-AU Aktivis-c

“Perubahan sejarah mutakhir membuat mereka jadi kelimpungan kehilangan peran pahlawan. Maklum peran itu pernah mendongkrak gengsi, percaya diri, dan rezeki mereka. Ketika matahari menyorot bumi di siang bolong, sebagian dari mereka berdemonstrasi mengacungkan lampu senter dan bertekad menerangi dunia.”

Heryanto, Ariel (2007) “Aktivis”, Kompas, 21/01/2007.

kata kunci: aktivis, Asal Usul, gerakan, Kompas, mahasiswa, Orde Baru, politik

Publik

Di negeri ini orang bisa menjadi diktator keji atau koruptor bejat dalam profesi sehari-hari. Namun, di wilayah pribadi, mereka menjadi suami, ayah, atau kakek yang sangat santun dan penuh kasih sayang kepada sanak keluarga dan kerabat. Bahkan, secara pribadi, mereka rajin beribadah agama.

Heryanto, Ariel (2007) “Publik”, Kompas, 11/02/2007.

kata kunci: Asal Usul banjir, Jakarta, kelas menengah, Kompas, lingkungan hidup, negara, publik, pribadi,

RUU Bahasa

2007_03_11_K-AU RUU Bahasa-c

Jika budaya pop Amerika dapat diibaratkan hujan deras, banyak orang Indonesia yang basah kehujanan bahkan kebanjiran. Mereka malas membersihkan tangan dengan handuk sebelum berjabat tangan santun dengan orang lain di tempat kering.

Heryanto, Ariel (2007) “RUU Bahasa”, Kompas, 11/03/2007.

kata kunci: 30 Hari Mencari Cinta, Asal Usul, bahasa, Barat, Kompas, nasionalisme, Oh tidak, Rendra

Elite

Minoritas Tionghoa sering kali disarankan agar mengikuti tokoh teladan kaumnya. Misalnya juara dunia badminton, seniman atau ahli hukum berkaliber dunia, aktivis legendaris, atau
pemenang lomba matematika Olimpiade. Seakan-akan warga Tionghoa tidak atau kurang berhak menjadi warga bangsa bila kerjanya hanya sebagai tukang pos, juru parkir, koki di sebuah warung, atau pedagang di pasar loak.

Heryanto, Ariel (2007) “Elite”, Kompas, 3/06/2007.

kata kunci: Amien Rais, Asal Usul, elite, gelar, Hidayat Nur Wahid, Kompas, militer, tebang pilih, Tionghoa, TKI, tokoh

Buruh

Di Jawa pembantu rumah tangga menjadi abdi untuk kaum priyayi. Di negara tetangga, tenaga mereka menjadi komoditas yang dijual di pasar dan dibeli majikan. Perbedaan itu semakin lama semakin kabur.

Heryanto, Ariel (2007) “Buruh”, Kompas, 24/06/2007.

kata kunci: Asal Usul, buruh, David Harvey, kekerasan, Kompas, marxisme, pembantu rumah tangga, priayi, PRT, Singapura