1995_12_12_SURABAYA POST Turis Hak Asasi Manusia-c
Heryanto, Ariel (1995) “Turis Hak Asasi”, Surabaya Post, 12 Desember 1995.
kata kunci: aktivis, Amerika, hak asasi, hak sipil, intel, kelas menengah, LSM, Surabaya Post
1995_12_12_SURABAYA POST Turis Hak Asasi Manusia-c
Heryanto, Ariel (1995) “Turis Hak Asasi”, Surabaya Post, 12 Desember 1995.
kata kunci: aktivis, Amerika, hak asasi, hak sipil, intel, kelas menengah, LSM, Surabaya Post
Yang kini melumpuhkan aktivisme mahasiswa bukan semprotan gas air mata Brimob, tapi semprotan parfum Paris. Daya tahan pejuang hak asasi manusia tak lagi diuji di ruang interogasi markas kodim atau polres. Tapi di plaza, coffee shop, diskotek, dan persaingan karir.
Heryanto, Ariel (1995) “Fenomena Pasca-Orde Baru”, Forum Keadilan, No.17, Th. IV, 4 Desember 1995, hal. 45.
kata kunci: Forum Keadilan, generasi, idola, iklan, jilbab, kapitalisme, Kopkamtib, militer, negara, pasar, pasca-Orde Baru, swasta
1995_11_19_K-AU Kepentingan Umum-c
Heryanto, Ariel (1995) “Kepentingan Umum”, Kompas, 19 Nopember 1995, hal. 2.
kata kunci: Asal Usul, banjir, etika sosial, Jakarta, kepentingan umum, kesenjangan, Kompas, pribadi, publik
1995_11_19_JP Terlanjur Sayang Rendra-c
Heryanto, Ariel (1995) “Terlanjur Sayang Rendra”, Jawa Pos, 19 Nopember 1995, hal. 6.
kata kunci: bredel, cinta, Gatra, Jawa Pos, Nano Riantiarno, Rendra, Suksesi, Teater Koma
1995_11_06_FK Waspada Agitrop-OTB-c
Heryanto, Ariel (1995) “Waspada Agitprop-OTB”, Forum Keadilan, 15/IV, 6 November 1995, hal. 21.
kata kunci: Agitprop, agitasi, Bakin, fakta, fiksi, Forum Keadilan, intel, komunis, OTB, propaganda, Sutopo Yuwono
1995_11_05_SURABAYA POST Festival Ormas-c
Heryanto, Ariel (1995) “Festival Ormas”, Surabaya Post, 5 November 1995, hal. 3.
kata kunci: ABG, Forum Demokrasi, kaum muda, organisasi, massa, ormas, politik, sejarah, Surabaya Post
Belakangan makna nasionalisme menyempit, menjadi penyeragaman, pemurnian, dan penunggalan. Dalam bahasa, budaya, politik, dan etika. Kebhinnekaan dicurigai, disensor, dicekal. Dicap kedaerahan, tidak pribumi, atau Barat. Asal diingat saja, istilah “Republik” maupun “Indonesia” dibuat orang Eropa.
Heryanto, Ariel (1995) “Sumpah Plesetan”, Kompas, 22 Oktober 1995, hal. 2.
kata kunci: Asal Usul, bhinneka, Kompas, Indo, nama, plesetan, Sumpah Pemuda
1995_10_18_Bernas Mengakhiri Kemelut UKSW-c
Heryanto, Ariel (1995) “Mengakhiri Kemelut UKSW”, Bernas, 18 Oktober 1995, hal. 4.
kata kunci: Bernas, kritik, media massa, Moratorium, PHK, PTUN, UKSW
1995_10_14_JP Menyalahpahami Kekerasan-c
Heryanto, Ariel (1995) “Menyalahpahami Kekerasan”, Jawa Pos, 14 Oktober 1995, hal. 4.
kata kunci: 1965, Babad Tanah Jawa, Bertrand Russell, binatang, Ernest Renan, Hindia Belanda, intim, Jawa Pos, keamanan, kekerasan, ketertiban, masyarakat, stabilitas, Timor Timur
1995_10_12_Wawasan Kekerasan di UKSW-c
Heryanto, Ariel (1995) “Kekerasan di UKSW Salatiga”, Wawasan, 12 Oktober 1995, hal. 2.
kata kunci: kekerasan, KPD, PHK, PTUN, UKSW, Wawasan, Yusuf Kertanegara