Kontroversi tentang penyanyi dangdut Inul Daratista pada tahun 2003 dapat membantu kita memahami gejolak kebudayaan, politik dan moralitas pasca-Orde Baru di Indonesia.
Heryanto, Ariel (2006) “Indonesia di Sela Kontroversi Inul Daratista”, dalam Philip Yampolsky (ed.) Perjalanan Kesenian Indonesia Sejak Kemerdekaan; Perubahan dalam Pelaksanaan, Isi dan Profesi, Jakarta: Equinox, hal. 287-295.
kata kunci: Inul Daratista, daerah, nasional, Islam, Jawa, kelas menengah, modernitas, kapitalisme global, patriarki, feminisme
