2014_08_25_TEMPO Kemarahan Menghibur yang Salah Waktu-c
Heryanto, Ariel (2014) “Kemarahan Yang Menghibur”, resensi film Negeri tanpa Telinga, Tempo, 25/08/2014.
kata kunci: Korupsi, Lola Amaria, Negeri tanpa Telinga, resensi film, Tempo
2014_08_25_TEMPO Kemarahan Menghibur yang Salah Waktu-c
Heryanto, Ariel (2014) “Kemarahan Yang Menghibur”, resensi film Negeri tanpa Telinga, Tempo, 25/08/2014.
kata kunci: Korupsi, Lola Amaria, Negeri tanpa Telinga, resensi film, Tempo
SEJAK awal sejarahnya hingga saat ini, berbagai kajian akademik paling berpengaruh di dunia tentang Indonesia bukan hasil karya orang Indonesia. Tidak berbahasa Indonesia, dan tidak beredar luas di toko buku atau perpustakaan di Indonesia.
Bagi kebanyakan mahasiswa dan sarjana di berbagai universitas terkemuka di Tanah Air, peluang menjadi konsumen pasif dari khazanah dunia pengetahuan itu pun belum tersedia. Jangankan aktif terlibat perdebatan dan membuat karya tandingan.
Heryanto, Ariel (2011) “Indonesia dalam Kajian tentang Indonesia”, Tempo, 20 November 2011, hal. 129-130.
kata kunci: Amerika Serikat, Asia Tenggara, asing, Eropa, Gerke dan Evers, kajian Indonesia, kuasa, modal, pengetahuan, Tempo
2012_II-Jan_INDOPROGRESS Pendidikan Untuk Perubahan-c
Heryanto, Ariel (2012) “Pendidikan Untuk Perubahan”, IndoProgress, II (Jan 2012), hal. vii-xxx.
kata kunci: advokasi, aktivisme, anti-komunisme, Antonio Gramsci, Anugerah Bakrie, Arief Budiman, Goenawan Mohamad, ilmu sosial, IndoProgress, kapitalisme, LEKRA, Martin Suryajaya, Marxisme, Orde Baru, Pendidikan, Perry Anderson, teori
Dalam mobil super mewah yang berlalu-lalang di ibukota, duduk warga kota berkulit mulus. Busana tersetrika rapi. Rambut dikeramas rutin dengan shampo kelas wahid. Aroma parfum merebak ruang mobil ber-AC. Sesekali jendela mobil terbuka, dan terlontar sampah ke luar jendela.
Mereka suka kebersihan, tapi tak kenal ruang publik. Kebersihan hanya sebatas ruang milik pribadi: dalam mobil atau rumah sendiri. Yang di luar mobil dianggap “ruang hampa” atau belantara tak bertuan.
Heryanto, Ariel (2009) “Sebuah Republik Tanpa Publik?, Koran Tempo, Senin 28 Desember 2009, hal. C15.
kata kunci: lalu-lintas, mobil, Publik, Republik, sehari-hari, solidaritas, umum
2011_03_14_KORAN TEMPO WikiLeaks dan Pejabat Tinggi Negara-c
Heryanto, Ariel (2011) “Wikileaks dan Pejabat Tinggi Negara”, Koran Tempo, 14 Maret 2011, hal. A11.
kata kunci: Bocoran, Jusuf Kalla, Koran Tempo, pejabat tinggi negara, Wikileaks
Klik 2010_06_11_KORAN TEMPO Video Mesum_ Siapa Mau-c
Menurut Google Trends pada 2006, Indonesia menempati urutan ketujuh di dunia sebagai negara asal para pencari bahan di Internet dengan kata kunci “sex”.
Heryanto, Ariel (2010) “Video Mesum: Siapa Mau?”, Koran Tempo, 11 Juni 2010, hal. A10.
kata kunci: artis, Inul Daratista, Koran Tempo, Playboy, sex, Undang-Undang Nomor 11/2008, Video Mesum
2007_11_21_XXIII-24_SWA Konsumen Global-c
Heryanto, Ariel (2007) “Konsumen Global”, Swa, 24/XXIII/8-21 November 2007, hal. 78.
kata kunci: Asia, Eropa, gaya hidup, kelas sosial, konsumsi, global, sejarah, Swa
2005_01_16_K Yang Luput dari Film Indonesia-c
Heryanto, Ariel (2005) “Yang Luput dari Film Indonesia”, Kompas, 16/01/2005.
kata kunci: 1965, Arifin C Noer, Bollywood, Dil Se, film, Garin Nugraha, Janur Kuning, Kompas, Lexy Rambadeta, Mani Ratnam, Mass Grave, Pengkhianatan G30S/PKI, Puisi Tak Terkuburkan, Serangan Fajar, The Shadow Play, The Year of Living Dangerously
Klik 2001_11_13_K Noko, Bukan Belanja-c
“Shopping atau noko tidak selalu berarti ke toko dengan tujuan membeli barang. Yang penting dari kegiatan noko adalah hadir dan melepaskan waktu cukup lama di dalam atau di sekitar wilayah pertokoan. Entah untuk mejeng, nongkrong, menghabiskan waktu luang, iseng, jumpa ternan, pacaran, cuci mata, melamun, buang frustrasi, atau cuma bengong. Kalaupun di tempat itu kemudian orang membeli sesuatu, hal itu tidak berarti menjadi tujuan utama atau alasan yang paling penting dari noko. Bahkan boleh jadi tidak direncanakan sebelumnya.”
Heryanto, Ariel (2001) “Noko, Bukan Belanja”, Kompas, 13 November 2001, hal. 31.
kata kunci: belanja, budaya pop, cuci mata, gaya hidup, industri, Kompas, mal, modernitas, noko, Orchard Road, perempuan, Plaza Senayan, Taman Anggrek Mal, toko
2000_12_10_TEMPO Kecemasan Nasional Singapura-c
Heryanto, Ariel (2000) “Kecemasan Nasional Singapura”, Tempo, 10 Desember 2000, XXIX (4), hal. 152-153.
kata kunci: Goenawan Mohamad, Gus Dur, Jawa, Ken Arok, Singapura, Tempo