Keadilan Sosial dan Sastra

Karena terlanjur percaya akan adanya ‘sastra’ yang universal, para tokoh sastra Indonesia dengan mudah terkecoh untuk mempercayai ketahyulan akan adanya ‘sastra dunia’, dan ‘sastra Indonesia’ sebagai salah satu warganya.

Heryanto, Ariel (1983) “Keadilan Sosial dan Sastra”, Kompas, 30 Maret 1983, hal. IV.

kata kunci: keadilan sosial, Kompas, material, Nobel, Raymond Williams, sastra, universal

Persoalan di Indonesia: Bahasa, Pustaka dan Ilmu

Klik 1982_06_21_K Bahasa Pustaka dan Ilmu-c

Saya sering bingung bila membaca naskah skripsi mahasiswa . . . Tetapi pada waktu berkonsultasi, saya minta mahasiswa yang bersangkutan menjelaskan uraiannya secara lisan, saya langsung paham!

Heryanto, Ariel (1982) “Persoalan di Indonesia: Bahasa, Pustaka dan Ilmu”, Kompas, 21 Juni 1982, hal. IV-V.

kata kunci: bahasa, ilmu, Kompas, lisan, Marshall McLuhan, pustaka, teknologi, tulisan

Rasialiskah Orang Indonesia?; Mempertimbangkan Jasa Analisa Wacana

Secara ringkas dan sederhana, teori wacana mencoba menjelaskan sebuah peristiwa terjadi seperti terbentuknya se-buah kalimat atau pemyataan. Karena itulah ia dinamakan analisa wacana. Kalimat itu hanya dibentuk, hanya akan bermakna, selama ia tunduk pada sejumlah ‘aturan’ gramatika yang berada di luar kemauan atau kendali si pembuat kalimat.

Heryanto, Ariel (1997) “Rasialiskah Orang Indonesia?; Mempertimbangkan Jasa Analisa Wacana”, Kompas, 21 Februari 1997, hal. 4, 5.

kata kunci: Hollywood, kekerasan, Kompas, Mahabharata, Ramayana, Rasial, SARA, Wacana

Cantik

Hidup penuh dengan ironi. Jutaan wanita di dunia mati-matian mengejar kecantikan. Untuk apa? Untuk siapa? Di kota pusat mode bernama Paris seorang idola kecantikan telah terbunuh. Di planet Bumi ini dianggap cantik punya risiko serius. Mirip dianggap “komunis” di zaman Perang Dingin di negeri-negeri blok kapitalis.

Heryanto, Ariel (1997) “Cantik”, Kompas, 14 September 1997, hal. 2.

kata kunci: Asal Usul, cantik, gender, Kompas, pelecehan, Putri Diana