Heryanto, Ariel (1997) “ASEAN”, Kompas, 15 Juni 1997, hal. 2.
kata kunci: Amerika Serikat, Asal Usul, ASEAN, Kompas, Perang Dingin, regional, sejarah, SLORC
Heryanto, Ariel (1997) “ASEAN”, Kompas, 15 Juni 1997, hal. 2.
kata kunci: Amerika Serikat, Asal Usul, ASEAN, Kompas, Perang Dingin, regional, sejarah, SLORC
Sejarah dikuasai kedua jenis perantau. Yakni kaum elite yang berkuasa dan kaum tertindas yang menderita. Kaum kelas menengah biasanya terpaku di tempat tinggalnya dari lahir hingga mati. Mereka menjadi kaum konservatif yang asyik berangan-angan tentang keaslian jati diri. . . Bayangkan apa jadinya kawasan Nusantara ini jika tidak pernah menjadi salah satu pusat lalu-lalang para perantau?
Heryanto, Ariel (1998) “Perantau”, Kompas, 5 April 1998, hal. 2.
kata kunci: Asal Usul, elite, globalisasi, identitas, jelata, kelas menengah, Kompas, konservatif, perantau, tanahair, TKI, TKW
Heryanto, Ariel (1997) “Pemilu”, Kompas, 23 Februari 1997, hal. 2.
kata kunci: absah, Asal Usul, basa-basi, Kompas, kuasa, legitimasi, pemilu, ritual
Heryanto, Ariel (1997) “Warna”, Kompas, 19 Januari 1997, hal. 2.
kata kunci: Asal Usul, Gus Dur, Idrus, kampanye, Kompas, kuningisasi, Merahnya Merah, pemilu, plesetan, putih, warna
Heryanto, Ariel (1996) “Udin”, Kompas, 17 November 1996, hal 2.
kata kunci: Asal Usul, Kompas, masyarakat sipil, negara, pembunuhan, polisi, Udin
Pria itu bernama Lee Li Young. . . . Dilahirkan tahun 1958 di Bandung, kini ia menjadi salah seorang penyair terkemuka di Amerika Serikat. Sosok kehidupan Lee menyadarkan kita betapa kaya dan rumitnya liku-liku sejarah sosial sebuah bangsa, baik bagi individu maupun masyarakat luas.
Heryanto, Ariel (1996) “Perantau Tanpa Tanah Air”, Tiara, 169, 3 November
1996, hal. 96-97.
kata kunci: Ang May len, Lauan Award, Lee Kuo Yuan, Lee Li Young, Nirwan Dewanto, penyair, perantau, tanahair, The City in Which I Love You, Tiara, Yuan Shi-kai
Heryanto, Ariel (1996) “Musuh”, Jakarta-Jakarta, 537, 19-25 Oktober 1996, hal. 38-39.
kata kunci: Asia, Barat, Jakarta-Jakarta, kelas menengah, musuh dalam selimut, perang saudara
1996_10_06_TIARA Siswa Istimewa dan Meritokrasi-c
Heryanto, Ariel (1996) “Siswa Istimewa & Meritokrasi”, Tiara, 167, 06 Oktober 1996, hal. 86-87.
kata kunci: berbakat, meritokrasi, penelitian, penerbitan, sehari-hari, siswa, Tiara, YB Mangunwijaya
Heryanto, Ariel (1996) “Kado”, Kompas, 22 September 1996, hal. 2.
kata kunci: Asal Usul, cinta, etika, kado, Kompas, pernikahan, perubahan, pragmatisme, terima kasih, tradisi, transisi, zaman
1996_09_09_FK Di Panggung Politik-c
Heryanto, Ariel (1996) “Di Panggung Politik”, Forum Keadilan, Th. V, No. 11, 9 September 1996, hal. 108.
kata kunci: Abdurrahman Wahid, ASEAN, elite, Far Eastern Economic Review, Forum Keadilan, Kudatuli, oposisi, PDI, politik, Soekarno