1983_04_05_K Nasib Budaya Lama Kita-c
Heryanto, Ariel (1983) “Nasib Budaya Lama Kita”, Kompas, 5 April 1983, hal. IV.
kata kunci: Barat, J.G. de Casparis, budaya, kaum muda, Kompas, Marc Hoffman, modern, Nancy Florida, pendidikan
1983_04_05_K Nasib Budaya Lama Kita-c
Heryanto, Ariel (1983) “Nasib Budaya Lama Kita”, Kompas, 5 April 1983, hal. IV.
kata kunci: Barat, J.G. de Casparis, budaya, kaum muda, Kompas, Marc Hoffman, modern, Nancy Florida, pendidikan
1998_12_13_K-AU Identitas di Masa Krisis-c
Heryanto, Ariel (1998) “Identitas di Masa Krisis”, Kompas, 13 Desember 1998, hal. 2.
kata kunci: Asal Usul, Australia, etnisitas, identitas, Kompas, krisis, Kuala Lumpur, Mandarin, Pauline Hanson, Singapura
Dalam keadaan stabil, preman adalah mitra terbaik bagi pejabat ataupun pengusaha. Kerja sama antara mereka saling menguntungkan. Yang paling menderita dan dirugikan oleh kerja sama itu adalah rakyat kecil. Ini berlaku di tingkat kampung hingga negara atau dunia.
Heryanto, Ariel (1999) “Republik Preman Indonesia”, Tempo, 22 (28 Nopember), hal. 72-73.
kata kunci: Figures of Criminality, Gus Dur, Henk Schulte Nordholt, John Sidel, Margreet van Till, Megawati, negara, preman, resensi buku, Tempo
Karena terlanjur percaya akan adanya ‘sastra’ yang universal, para tokoh sastra Indonesia dengan mudah terkecoh untuk mempercayai ketahyulan akan adanya ‘sastra dunia’, dan ‘sastra Indonesia’ sebagai salah satu warganya.
Heryanto, Ariel (1983) “Keadilan Sosial dan Sastra”, Kompas, 30 Maret 1983, hal. IV.
kata kunci: keadilan sosial, Kompas, material, Nobel, Raymond Williams, sastra, universal
1983_01_14_K Keaslian Sastra Indonesia-c
Heryanto, Ariel (1983) “Keaslian Sastra Indonesia”, Kompas, 14 Januari 1983, hal. IV.
kata kunci: baca-tulis, keaslian, Kompas, Mahabharata, Ramayana, Roro Mendut, sastra, tradisional, YB. Mangunwijaya
1982_11_22_K Karya Seni Barang Dagangan-c
Heryanto, Ariel (1982) “Karya Seni Barang Dagangan?”, Kompas, 22 Nopember 1982, hal. IV.
kata kunci: Ketoprak, Kompas, pemasaran, produksi, seni, Wayang Orang
1982_07_31_SH Sastra dan Masyarakat Indonesia-c
Heryanto, Ariel (1982) “Sastra dan Masyarakat Indonesia Kini”, Sinar Harapan, 31 Juli 1982.
kata kunci: buta-huruf, lisan, medium, sastra, masyarakat, Sinar Harapan, terpencil
Klik 1982_06_21_K Bahasa Pustaka dan Ilmu-c
Saya sering bingung bila membaca naskah skripsi mahasiswa . . . Tetapi pada waktu berkonsultasi, saya minta mahasiswa yang bersangkutan menjelaskan uraiannya secara lisan, saya langsung paham!
Heryanto, Ariel (1982) “Persoalan di Indonesia: Bahasa, Pustaka dan Ilmu”, Kompas, 21 Juni 1982, hal. IV-V.
kata kunci: bahasa, ilmu, Kompas, lisan, Marshall McLuhan, pustaka, teknologi, tulisan
1982_03_13_SH Agama dan Teater Indonesia-c
Heryanto, Ariel (1982) “Agama dan Teater Indonesia”, Sinar Harapan, 13 Maret 1982, hal. VI.
kata kunci: agama, baru, Kristen, modern, pribumi, Sinar Harapan, teater, Wayang Warta
Secara ringkas dan sederhana, teori wacana mencoba menjelaskan sebuah peristiwa terjadi seperti terbentuknya se-buah kalimat atau pemyataan. Karena itulah ia dinamakan analisa wacana. Kalimat itu hanya dibentuk, hanya akan bermakna, selama ia tunduk pada sejumlah ‘aturan’ gramatika yang berada di luar kemauan atau kendali si pembuat kalimat.
Heryanto, Ariel (1997) “Rasialiskah Orang Indonesia?; Mempertimbangkan Jasa Analisa Wacana”, Kompas, 21 Februari 1997, hal. 4, 5.
kata kunci: Hollywood, kekerasan, Kompas, Mahabharata, Ramayana, Rasial, SARA, Wacana