WWR 1996_08_20 TARGET Orang Akan Berpikir Ulang Untuk Turun Ke Jalan-c
“Orang Akan Berpikir Ulang Untuk Turun Ke Jalan”, wawancara, Target, 1 (15), 20-26 Agustus 1996: 11.
kata kunci: demonstrasi, komunis, PDI, PRD, Sandyawan
WWR 1996_08_20 TARGET Orang Akan Berpikir Ulang Untuk Turun Ke Jalan-c
“Orang Akan Berpikir Ulang Untuk Turun Ke Jalan”, wawancara, Target, 1 (15), 20-26 Agustus 1996: 11.
kata kunci: demonstrasi, komunis, PDI, PRD, Sandyawan
WWR 1996_02_24_SM Sebuah Era untuk Pengusaha-c
“Sebuah Era Untuk Pengusaha”, wawancara, Suara Merdeka, 24/02/1996: 7.
kata kunci: hukum, izin, kritik, pengusaha, protes, sensor
WWR 1996_01_04_TIRAS Negara Berbagi Dengan Pengusaha-c
T:Perkembangan politik apa yang paling substantif selama tahun 1995?
J: Perkembangan politik paling penting selama tahun lalu, atau katakanlah selama dua-tiga tahun terakhir, adalah suatu transisi menuju apa yang sebut sebagai pasca-Orde Baru. . . . Pusat kekuasaan, saya katakan lagi, beralih dari birokrasi negara, baik sipil maupun militer. Kalaupun tidak turun atau tidak kehilangan kekuasaan, minimal mereka harus berbagi dengan pengusaha. Di DPR itu bukan cuma jumlah ABRI yang berkurang. Tapi profesional dan pengusaha di sana sekarang ini bertambah. PP 20/94, itu suatu “Supersemar” dari kekuasaan negara ke modal asing dan modal domestik.
“Negara Harus Berbagi dengan Pengusaha”, wawancara H. W. Setiawan, Tiras, 1(4/Januari) 1996: 45.
kata kunci: Asia, kapitalisme, pasca-Orde Baru, pengusaha, transisi
WWR 1995an_Karena slogan Luberdan Jurdil-c
“Karena slogan Luber dan Jurdil”, Swadesi, 1995-an, tanggal dan tahun tidak jelas.
kata kunci: ABRI, Golkar, ormas, OTB, slogan
WWR 1995_ThVIII-No10_SINTESA Nasionalisme-c
“Nasionalisme: Antara Nation-State dan Fiksi”, wawancara Amien, Evi, dan Sopril, Sintesa, 8(10), 1995: 20-21.
kata kunci: fiksi, nasionalisme, negara, teritori, VOC
Arsipnya Hilang
Urutan dari yang paling mutakhir ke yang lebih tua. Sebagian dapat diakses dalam bentuk teks sederhana (plain text) di situs ini.
=======================
(2) Karya Terjemahan
9-12 Juli 1980 : Yayasan Teater Nasional mementaskan Perangkap Tikus, terjemahan Ariel Heryanto dari The Mouse Trap karya Agatha Christie, di Bali Room Hotel Indonesia, sutradara Galeb Husin, pemain Rahayu Efendi, Deddy Mizwar, Yuanita Pranoto.
10-11 April 1992: “Nirtata Dunia Baru”, Bernas, 10-11 April 1992 terjemahan Ariel Heryanto dari “New World Disorder”, ceramah Ben Anderson yang dipublikasikan 24 Hour, special supplement, February 1992, pp. 41-46.
Heryanto, Ariel (1998) “Guojia Kongbu Zhuyi Ba Yinni Tui Xiang Baoluan”, Lianhe Zaobao, 26 July 1998, 4.
Translated from: Heryanto, Ariel (1998) “Flaws of riot media coverage”, The Jakarta Post, 15 July 1998: 4.
keywords: Lianhe Zaobao, Mandarin
1995_Die Studentenbewegung in Indonesien-c
Heryanto, Ariel (1995) “Die Studentenbewegung in Indonesien”, in Traum Der Freiheit, Hendra Pasuhuk & Edith Koesoemawiria (Hrsg.), Koln: Omimee, pp. 61-67.
For English version, see Heryanto, Ariel (1996) “The Student Movement”, translated by Keith Foucher, Inside Indonesia, 48 (Oct-Dec): 10-12.
keywords: Studentenbewegung, Traum Der Freiheit, German
1998_08_13-19_NATION SUDSAPDA-c
Heryanto, Ariel (1998) “Jalajol Indonesia: wiphak seu sabson” (The Indonesian Riot: A Critique of Confusing Media Reports), Nation Sudsapda, 7:323, 13-19 August 1998, p. 18
Translated from: Heryanto, Ariel (1998) “Flaws of riot media coverage”, The Jakarta Post, 15 July 1998: 4.
keywords: Jalajol Indonesia, Nation Sudsapda, Thai
see also: “Jalajol Indonesia: pho.ko.ro. kha jek”
1998_08_06-12_NATION SUDSAPDA-c
Heryanto, Ariel (1998) “Jalajol Indonesia: pho.ko.ro. kha jek” (The Indonesian Riot: Massacra of Chinese by State Terrorists], Nation Sudsapda, 7:322, 6-12 August 1998, p. 27.
Translated from: Heryanto, Ariel (1998) “Flaws of riot media coverage”, The Jakarta Post, 15 July 1998: 4.
keywords: Jalajol Indonesia, Nation Sudsapda, Thai
see also “Jalajol Indonesia: wiphak seu sabson”