Golput dilahirkan menjelang Pemilihan Umum 1971 oleh sejumlah cendekiawan yang dibesarkan Orde Baru, di Jakarta. Mirip pembangkangan anak kepada bapaknya. Sasaran tembak mereka Golongan Karya (Golkar). Awalan “gol-“ pada golput diambil dari nama mangsanya. Logo Golkar diberi kerangka segi lima. Golput membuat logo segi lima, tapi kosong di tengahnya berwarna putih.
Heryanto, Ariel (2019) “Setengah Abad Golput”, Tempo, 10/02/2019: 38-19.
kata kunci: digital, elit, Golkar, kepercayaan, krisis, Orde Baru, Reformasi
