Indo-tainment

2006_08_20_K-AU Indo-tainment-c

“Para penggemar infotainment tidak tertarik pada acara- acara yang lebih “cerdas” atau “berbudaya” sebab acara-acara seperti itu tidak “masuk akal”, tampak tidak lebih dari “omong kosong” bila ditonton dari dalam lingkungan hidup yang sehariharinya diatur korupsi dan kekerasan, bukannya peradaban yang cerdas dan berbudaya.”

Heryanto, Ariel (2006) “Indo-tainment”, Kompas, 20/08/2006.

kata kunci: Asal Usul, fantasi, infotainment, Kompas, penonton, televisi

TV

Klik 2006_12_03_K-AU TV-c

Bila kehidupan sehari-hari yang sepele ditayangkan di televisi, namanya “reality show”. Sebaliknya? Bila tayangan televisi dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari tanpa batas? Indonesia Raya.

Heryanto, Ariel (2006) “TV”, Kompas, 3/12/2006.

kata kunci: Asal Usul, Inul, Jean Baurdrillard, kelas menengah, Kompas, Marshall McLuhan, reality show, SmackDown, televisi

Aktivis

Klik 2007_01_21_K-AU Aktivis-c

“Perubahan sejarah mutakhir membuat mereka jadi kelimpungan kehilangan peran pahlawan. Maklum peran itu pernah mendongkrak gengsi, percaya diri, dan rezeki mereka. Ketika matahari menyorot bumi di siang bolong, sebagian dari mereka berdemonstrasi mengacungkan lampu senter dan bertekad menerangi dunia.”

Heryanto, Ariel (2007) “Aktivis”, Kompas, 21/01/2007.

kata kunci: aktivis, Asal Usul, gerakan, Kompas, mahasiswa, Orde Baru, politik

Publik

Di negeri ini orang bisa menjadi diktator keji atau koruptor bejat dalam profesi sehari-hari. Namun, di wilayah pribadi, mereka menjadi suami, ayah, atau kakek yang sangat santun dan penuh kasih sayang kepada sanak keluarga dan kerabat. Bahkan, secara pribadi, mereka rajin beribadah agama.

Heryanto, Ariel (2007) “Publik”, Kompas, 11/02/2007.

kata kunci: Asal Usul banjir, Jakarta, kelas menengah, Kompas, lingkungan hidup, negara, publik, pribadi,